Gol Tammy Abraham yang Membangunkan Inter Milan

KESAWANBOLADerby della Madonnina yang mempertemukan AC Milan dan Inter Milan pada Kamis, 3 April 2025 dini hari WIB, dalam leg pertama semifinal Coppa Italia 2024/2025 berakhir dengan skor imbang 1-1.

Tammy Abraham mencetak gol pembuka untuk Milan, namun Hakan Calhanoglu menyamakan kedudukan bagi Inter melalui tendangan jarak jauh spektakuler. Hasil ini membuat kedua tim masih memiliki peluang sama besar untuk lolos ke final.

Setelah pertandingan, pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi mengakui bahwa timnya memang tak cukup baik, terutama di babak pertama. Namun tak dipungkiri olehnya, gol pembuka dari Tammy Abraham berhasil membangunkan Nerazzurri sehingga tampil jauh lebih baik.

“Gol Milan justru membantu kami bangkit. Performa kami di babak kedua jauh lebih baik,” kata Inzaghi kepada Sport Mediaset.

Inter Tampil Lebih Baik Usai Tertinggal

Selebrasi Hakan Calhanoglu usai mencetak gol di laga AC Milan vs Inter Milan di San Siro, Kamis (03/04/2025). (c) AP Photo/Antonio CalanniInzaghi mengakui bahwa timnya sempat kesulitan di awal laga. Namun, gol Abraham justru memicu semangat Inter untuk bermain lebih agresif.

Inter menciptakan sejumlah peluang emas di babak kedua, termasuk dua penyelamatan penting Mike Maignan. Pelatih asal Italia itu puas dengan reaksi pemainnya.

“Saya suka performa pemain dengan banyak pengorbanan. Kami bermain melawan tim yang sulit seperti Milan,” ujar Inzaghi.

Masalah Cedera Membatasi Pilihan Inter

Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi. (c) AP Photo/Luca BrunoInter harus tampil tanpa sejumlah pemain kunci seperti Lautaro Martinez dan Denzel Dumfries. Bahkan, Marko Arnautovic dan Federico Dimarco tidak bisa dimainkan sama sekali.

Inzaghi mengaku hanya memiliki 14 pemain lapangan yang siap bermain. Dia memuji semangat pemain muda yang siap mengisi kekosongan skuad.

“Saya harus meminta semua pemain bekerja lebih keras. Kami tidak bisa mengambil risiko cedera lebih parah,” jelasnya.

Peluang Emas yang Terbuang

Inter sebenarnya bisa unggul lebih dulu lewat peluang Stefan de Vrij dan Davide Frattesi. Namun, mereka justru kebobolan setelah bola memantul sempurna ke kaki Abraham.

Inzaghi sempat marah dengan kejadian tersebut, tetapi akhirnya mengakui itu adalah bagian dari permainan. Inter terus menekan di babak kedua, tetapi Maignan menjadi penghalang.

“Maignan melakukan penyelamatan hebat terhadap Mkhitaryan dan Zalewski. Kami punya banyak peluang,” ungkap Inzaghi.

Target Inter di Leg Kedua

Inzaghi berharap kondisi pemainnya membaik jelang leg kedua pada 23 April mendatang. Inter masih harus menjalani laga-laga berat, termasuk di Liga Champions melawan Bayern Munich.

Dia mengungkapkan kebanggaannya melihat semangat pemain yang pantang menyerah. Inzaghi yakin timnya bisa tampil lebih kuat di pertemuan berikutnya.

“Pemain sangat bersemangat memberi yang terbaik. Saya bangga menjadi pelatih mereka,” tegasnya.

Duet Thuram-Correa di Lini Depan

Dengan absennya Martinez, Inzaghi memainkan Marcus Thuram dan Joaquin Correa sebagai duo penyerang. Keduanya terakhir bermain bersama pada Oktober atau November lalu.

Inzaghi menyukai kombinasi mereka karena saling melengkapi. Correa lebih sering turun ke tengah, sementara Thuram mengeksploitasi ruang di belakang pertahanan lawan.

“Mereka berkorban dalam permainan fisik. Saya tidak punya opsi lain di lini depan,” tutup Inzaghi.

Dengan hasil ini, Inter dan Milan masih punya peluang sama besar untuk melangkah ke final Coppa Italia. Laga leg kedua akan digelar di San Siro tiga minggu mendatang.
link : les-jouets-du-diable.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

daftar situs mpo

sukmabola

sukmabola

istanagoal

sukmabola

sukmabola

sukmabola

bolabareng

scatter hitam

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

mpo

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

kesawanbola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

sukmabola

kesawanbola